A.
Ruang lingkup
sinematografi
Sinematografi memiliki objek
yang sama dengan fotografi yakni menangkap pantulan cahaya yang mengenai benda.
Karena objeknya sama maka peralatannyapun mirip. Perbedaannya, peralatan
fotografi menangkap gambar tunggal, sedangkan sinematografi menangkap rangkaian
gambar. Penyampaian ide pada fotografi memanfaatkan gambar tunggal, sedangkan pada
sinematografi memanfaatkan rangkaian gambar. Jadi sinematografi adalah gabungan
antara fotografi dengan teknik perangkaian gambar atau dalam sinematografi
disebut montase (montage). Sinematografi sangat dekat dengan film dalam
pengertian sebagai media penyimpan maupun sebagai genre seni. Film sebagai
media penyimpan adalah pias (lembaran kecil) selluloid yakni sejenis bahan
plastik tipis yang dilapisi zat peka cahaya.
Film yang pada awal perkembangannya didominasi oleh motif
bisnis kemudian berkembang menjadi media komunikasi dan media ekspresi. dengan
demikian muncul beberapa kecenderungan dari para kreator film. ada keator yang
semata-mata yang berkeuntungan bisnis, ada keator yang film sebagai sarana
propaganda, ada kreator yang menyodorkan film sebagai gambaran jaman, adapula
yang menggunakan film sebagai sarana ekspresi seni. kecenderungan-kecenderungan
tersebut sampai saat ini pun masih terjadi.
di Indonesia film mulai diproduksi tahun 20-an. pada
awalnya film Indonesia masih didominasi oleh motifasi komersial. barulah tahun
50-an mulai munculk pendekatan lain yaitu film sebagai penggambaran jaman.
setelah itu meskipun kecenderungan bisnis masih mendominasi film-film
Indonesia, tetapi kecenderungan lain juga mendapatkan tempatnya. dari sinilah
kita mengenal nama-nama Usmar ismail, D. Djaja kusuma, Asrul Sani, Syiuman
Djaya, Teguh karya, Aripin. C Noer, Slamet Rahardjo
dan kini terdengar nama-nam seperti Garin Nugroho, Nan T. Achnas, Riri Rija,
yang merupakan generasi baru perfilman Indonesia.
Televisi mulai hadir di Dunia tahun 1936, ditandai
dengan dimualainya siaran televisi oleh BBC di Inggris. tetapi siaran televisi
BBC ini terhenti karena perang dunia II. barulah kemudian pada tahun
1946,televisi Amerika memuilai siarannya yang pertama, yang di dudul BBC yang
kenbali mengudara pada tahun itu juga setelah itu televisi berkembang pesat
sehingga menjadi dunia industri televisi yang merupakan saingan kuat dari film.
pada dasarnya disiplin televisi adalah merupakan gabungan antara seni
pertunjukan (perporming art), pemberitaan (jurnalistik), dan film (motion
picture). televisi berkembang dengan menggunakan aturan - aturan,
"bahasa" dan sistem dari ke-3 disiplin tersebut.
B.
Jenis - Jenis Film (Genre)
Film adalah sebuah karya seni manusia berupa gambar
yang hidup/ bergerak. Sejak manusia mengenal karya seni ini, dibuatlah macam-
macam film yang memiliki berbagai tema dan ide cerita.
Jenis dan genre fillm dibagi menjadi berbagai jenis,
tergantung dengan tema dan cerita yang diangkat.
·
Film
Horor
Film jenis ini biasanya bercerita tentang hal-hal
mistis , supranatural, berhubungan dengan kematian, atau hal-hal di luar nalar
yang lain. Film horor ini memang dibuat menyeramkan agar pentonton ketakutan
dan merasa ngeri.
·
Film
Drama
Film dengan kategori ini termasuk lebih ringan
dibanding dengan film horor. Umumnya bercerita tentang suatu konflik kehidupan.
Macam- macam film drama bisa kita kategorikan sesuai dengan tema atau ide
ceritanya.
·
Film
Romantis
Film yang berkisah tentang konflik percintaan antar
manusia. Contohnya adalah Romeo and Juliet (1968)
·
Film
Drama Keluarga (Family)
Film ini umumnya memiliki kisah yang cukup ringan,
ide cerita dan konfliknya mudah diselesaikan. Film jenis ini juga cocok untuk
ditonton anak kecil.
·
Film
Kolosal
Kolosal sendiri berarti luar biasa besar. Film jenis
ini umumnya diproduksi dengan dana yang sangat banyak dan melibatkan banyak
sekali pemain, mulai dari pemeran utama sampai figuran. Biasanya, film kolosal
hampir selalu bertema sejarah atau zaman kuno yang menampilkan adegan
peperangan besar-besaran. Contohnya adalah Gladiator (2000) dan The Last Samurai
(2003).
·
Film
Thriller
Tak sedikit yang mengkategorikan film thriller
sebagai film horor, hal ini mungkin dikarenakan film thriller sama-sama membuat
jantung berdebar seperti saat menonton film horor. Bedanya, film thriller tidak
berkisah tentang sesuatu yang mistik atau supranatural yang menjadi ciri khas
film horor. Film thriller sendiri dapat diartikan sebagai film yang
mendebarkan. Macam-macam film thriller yang banyak beredar biasanya berkisah
tentang petualangan hidup seseorang atau pengalaman buruk tertentu yang kadang
berkaitan dengan pembunuhan.
·
Film
Fantasi
Tema atau konflik dari film jenis ini tak terlalu
berbeda dengan jenis film yang lain. Yang paling membedakan film fantasi dengan
film lain adalah setting atau latar belakang serta karakter tokoh unik, yang
tidak ada di dunia nyata. Setting waktu film fantasi biasanya masa lampau atau
masa depan, tapi ada juga yang bersetting masa sekarang. Contohnya adalah Harry
Potter yang populer.
·
Film
Komedi
Sama seperti film fantasi, inti film komedi bisa
sama dengan jenis film lain. Yang berbeda adalah adanya unsur komedi atau
kelucuan yang bisa membuat penonton tertawa.
·
Film
Misteri
Film misteri adalah film yang mengandung unsur
teka-teki. Film jenis ini cukup banyak peminatnya karena alur film yang tidak
mudah untuk ditebak. Para penonton pun dipastikan betah mengikuti cerita karena
jawaban teka-teki akan disuguhkan di akhir film.
·
Film
Action/Laga
Seperti namanya, film ini mengandung aksi-aksi yang
menegangkan. Biasanya ada banyak adegan perkelahian, saling kejar-kejaran, atau
aksi menggunakan senjata api
·
Sci
Fi ( Science Fiction )
Sebenarnya Sci-Fi mencakup tema- tema yang luas dan
mempunyai subgenre-subgenre yang mengakibatkan sulit untuk didefinisikan secara
jelas. Sci-Fi sendiri adalah salah satu genre dari cerita fiksi (fiction) yang
mempunyai ciri khusus yaitu elemen imajinasinya berkaitan erat dan mempunyai
kemungkinan untuk dijelaskan menggunakan science atau kemajuan teknologi yag
berdasarkan pada hukum alam yang dituangkan pada postulat-postulat science.
Saat ini, banyak film-film yang dibuat menggunakan perpaduan unsur. Misalnya horor-thriller, drama -komedi atau bahkan dua perpaduan unsur yang saling bertolak belakang seperti horor- komedi. Semua tergantung dari kreativitas para pembuat film yang jeli melihat macam-macam film seperti apa yang dikehendaki oleh konsumen.
Saat ini, banyak film-film yang dibuat menggunakan perpaduan unsur. Misalnya horor-thriller, drama -komedi atau bahkan dua perpaduan unsur yang saling bertolak belakang seperti horor- komedi. Semua tergantung dari kreativitas para pembuat film yang jeli melihat macam-macam film seperti apa yang dikehendaki oleh konsumen.
0 komentar:
Post a Comment