Tuesday, 9 July 2013

Pengertian Meditasi




1.                Pengertian Meditasi
Meditasi membutuhkan akal sehat. Tentu jauh lebih mudah untuk duduk meluruskan kaki dan menonton teve. Jadi mengapa pusing? Mengapa membuang waktu dan energi kalau Anda dapat pergi keluar bersenang-senang? Mengapa pusing? Jawabannya sederhana. Karena Anda manusia. Dan justru karena fakta sederhana bahwa Anda manusia, Anda mendapati diri Anda mewarisi suatu keadaan tak memuaskan yang inheren di dalam kehidupan, yang tidak mau hilang.
Anda dapat menekannya dari kesadaran Anda untuk sementara. Anda dapat mengalihkan perhatian selama berjam-jam terus-menerus, tetapi perasaan itu selalu kembali—biasanya ketika Anda tidak mengharapkannya. Tiba-tiba, seolah-olah datang dari langit kosong, Anda duduk tegak, menimbang-nimbang, dan menyadari situasi Anda sesungguhnya dalam kehidupan. Meditasi tidak mudah. Ia butuh waktu dan butuh energi. Ia juga menuntut tekad, keteguhan hati dan disiplin. Ia juga membutuhkan sejumlah kualitas pribadi yang biasa kita anggap tidak nyaman dan yang kalau bisa kita hindarkan. Kita dapat meringkas semuanya dalam istilah Amerika ‘gumption’ (akal sehat).
Meditasi dimaksudkan untuk memurnikan batin. Meditasi membersihkan proses pikiran dari apa yang dapat disebut perangsang psikis, yakni hal-hal seperti keserakahan, kebencian dan kecemburuan, hal-hal yang membuat Anda terkungkung dalam belenggu emosional. Meditasi membawa batin ke dalam keadaan ketenangan dan keadaan-sadar, keadaan penuh konsentrasi dan pencerahan.
2.                Pengertian kontemplasi
Kontemplasi adalah dasar dalam diri manusia untuk menciptakan sesuatu yang indah. Ekstansi adalah dasar dalam diri manusia untuk menyatakan, merasa, dan menikmati sesuatu yang indah. apabila kedua dasar ini dihubungkan dengan bentuk di luar diri manusia, maka akan terjadi penilaian bahwa sesuatu itu indah. Sesuatu yang indah itu memikat atau menarik perhatian orang yang melihat, atau pun mendengar. Bentuk di luar diri manusia itu berupa karya budaya yaitu karya seni lukis, seni suara, seni tari, seni sastra, seni drama dan film atau berupa ciptaan Tuhan, misalnya pemandangan alam, bunga warna-warni dan lain sebagainya. Apabila kontemplasi dan ekstansi itu dihubungkan dengan kreativitas, maka kotemplasi itu adalah faktor pendorong untuk menciptakan keindahan. Sedangkan ekstansi itu merupakan faktor pendorong untuk merasakan menikmati keindahan karena derajat kontemplasi dan ekstansi itu berbeda-beda antara setiap manusia, maka tanggapan terhadap keindahan karya seni juga berbeda-beda.
3.                Pengertian Konsentrasi
Konsentrasi adalah pemusatan pemikiran kepada suatu objek tertentu. Semua kegiatan kita membutuhkan konsentrasi. Dengan konsentrasi kita dapat mengerjakan pekerjaan lebih cepat dan dengan hasil yang lebih baik. Karena kurang konsentrasi hasil pekerjaan biasanya tidak dapat maksimal dan diselesaikan dalam waktu yang cukup lama. Oleh karena itu konsentrasi sangat penting dan perlu dilatih. Pikiran kita tidak boleh dibiarkan melayang-layang karena dapat menyebabkan gangguan konsentrasi. Pikiran harus diarahkan kesuatu titik dalam suatu pekerjaan. Dengan begitu pikiran kita makin hari akan semakin kuat.
Salah satu penyebab seseorang mengalami gangguan konsentrasi adalah karena orang tersebut gemar melamun secara berlebihan. Ketika seseorang melamun maka pikirannya akan melayang-layang sehingga kekuatan konsentrasinya menjadi lemah. Prilaku ini harus secepatnya dicegah karena jika hal ini dibiarkan terlalu lama maka orang tersebut akan menjadi gagal dalam mencapai cita-citanya.
4.               Pengertian Pernapasan
Pernapasan (respirasi) adalah peristiwa menghirup udara dari luar yang mengandung O2 (oksigen) ke dalam tubuh serta menghembuskan udara yang banyak mengandung CO2 (karbondioksida) sebagai sisa dari oksidasi keluar tubuh. Penghisapan ini disebut inspirasi dan menghembuskan disebut ekspirasi (Syaifuddin, 1996).
Sistem pernapasan manusia terdiri atas paru-paru dan sistem saluran yang menghubungkan jaringan paru dengan lingkungan luar paru yang berfungsi untuk menyediakan oksigen untuk darah dan membuang karbondioksida.
Terdapat tiga kelompok mekanisme pertahanan pada sistem pernapasan manusia, yaitu:
1.   Arsitektur saluran nafas; bentuk, struktur, dan caliber saluran nafas yang berbeda-beda merupakan saringan mekanik terhadap udara yang dihirup, mulai dari hidung, nasofaring, laring, serta percabangan trakeobronkial. Iritasi mekanik atau kimiawi merangsang reseptor disaluran nafas, sehingga terjadi bronkokonstriksi serta bersin atau batuk yang mampu mengurangi penetrasi debu dan gas toksik kedalam saluran nafas (Tabrani Rab, 1996).
2.   Lapisan cairan serta silia yang melapisi saluran nafas, yang mampu menangkap partikel debu dan mengeluarkannya.
3.   Mekanisme pertahanan spesifik, yaitu sistem imunitas di paru yang berperan terhadap partikel-partikel biokimiawi yang tertumpuk di saluran nafas (Tabrani Rab, 1996).

1 komentar:

  1. JTG Hotel Casino & Racetrack in Mahlea County, MS - KTH
    JTG Hotel 부천 출장안마 Casino & Racetrack 남원 출장마사지 in Mahlea 남원 출장마사지 County, MS. The JTG Hotel & Racetrack is located just 5 수원 출장안마 km from the Memphis International Airport 대구광역 출장안마 and

    ReplyDelete

tahfif

Pages

tahfif.fuad. Powered by Blogger.

Wikipedia

Search results